Bagian-bagian bangunan / Komponen Pembentuk bangunan
A. Komponen Pembentuk Bangunan
1.Pondasi
Menyalurkan beban ke tanah sebagai peletakan.
Dari sisi peletakan terbagi menjadi;
- Pondasi Dangkal
(Menerus, setapak, rakit)
- Pondasi Dalam (lebih
dari 6 meter).
2. Struktur
Terdiri dari struktur
rangka dan dinding. Untuk menyalurkan beban diatas dan di sekitarnya ke
pondasi. Terdiri dari kolom (ujung-ujung), balok (rangkahorizontal) dan sloop
(rangka di atas pondasi). Kolom terdiri dari kolom pendek (span)dan lebar (
bentang).
3. Dinding
4. Atap
5. Kusen
6. Langit – Langit
7. Lantai
Pengertian Konstruksi
Konstruksi (berasal dari bahasa Latin construere) adalah susunan dan hubungan
bahan bangunan sedemikian rupa sehingga susunan tersebut menjadi satu kesatuan
yang kuat.
Dalam bidang arsitektur dan rekayasa, konstruksi adalah seni atau teknik
pembuatan bangunan dan infrastruktur. Dalam arti lebih luas, dikenal untuk
semua konstruksi yang membutuhkan, sebelum menjadi, memiliki, atau memiliki
proyek dan perencanaan. Konstruksi merupakjan semua yang diciptakan pertama
kali dan kemudian secara fisik di gambarkan. Dan kemudian terdiri dari minimal
2 bagian.
Juga disebut sebagai konstruksi atau pekerjaan untuk bangunan atau fasilitas
dalam proses, dan daerah sekitarnya seluruh digunakan dalam pelaksanaan itu.
Jenis Konstruksi :
Berdasarkan Kekuatan
1. Permanen
2. Semi Permanen
3. Non Permanen
Berdasarkan Bahan
1. Konstruksi Kayu
2. Konstruksi Batu/ Beton
3. Konstruksi Baja
Berdasarkan fungsi
Proses Konstruksi :
1. Pekerjaan persiapan
2. Pekerjaan Tanah
3. Pekerjaan Pondasi
4. Pekerjaan Dinding
5. Pekerjaan Kusen pintu jendela
6. Pekerjaan Atap
7. Pekerjaan Plafon
8. Pekerjaan Lantai
9. Pekerjaan Instalasi Air
10. Pekerjaan Sanitair
11. Pekerjaan Listrik
12. Finshing
1.Pondasi
3. Dinding
4. Atap
5. Kusen
6. Langit – Langit
7. Lantai
Pengertian Konstruksi
Konstruksi (berasal dari bahasa Latin construere) adalah susunan dan hubungan bahan bangunan sedemikian rupa sehingga susunan tersebut menjadi satu kesatuan yang kuat.
Dalam bidang arsitektur dan rekayasa, konstruksi adalah seni atau teknik pembuatan bangunan dan infrastruktur. Dalam arti lebih luas, dikenal untuk semua konstruksi yang membutuhkan, sebelum menjadi, memiliki, atau memiliki proyek dan perencanaan. Konstruksi merupakjan semua yang diciptakan pertama kali dan kemudian secara fisik di gambarkan. Dan kemudian terdiri dari minimal 2 bagian.
Juga disebut sebagai konstruksi atau pekerjaan untuk bangunan atau fasilitas dalam proses, dan daerah sekitarnya seluruh digunakan dalam pelaksanaan itu.
Jenis Konstruksi :
Berdasarkan Kekuatan
1. Permanen
2. Semi Permanen
3. Non Permanen
Berdasarkan Bahan
1. Konstruksi Kayu
2. Konstruksi Batu/ Beton
3. Konstruksi Baja
Berdasarkan fungsi
Proses Konstruksi :
1. Pekerjaan persiapan
2. Pekerjaan Tanah
3. Pekerjaan Pondasi
4. Pekerjaan Dinding
5. Pekerjaan Kusen pintu jendela
6. Pekerjaan Atap
7. Pekerjaan Plafon
8. Pekerjaan Lantai
9. Pekerjaan Instalasi Air
10. Pekerjaan Sanitair
11. Pekerjaan Listrik
12. Finshing
Tidak ada komentar:
Posting Komentar